Dari Hasil RDP, Ardiansyah Minta Pemkot untuk Menindaklanjuti Lahan Ganti Rugi SMPN 25
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan Ardiansyah
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
BALIKPAPAN-
Menindaklanjuti laporan dari masyarakat yang mengklaim ganti rugi kepemilikan
lahan SMPN 25 Balikpapan Barat (Balbar). Komisi IV DPRD kota Balikpapan
menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama warga, Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan (Disdikbud), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)
Balikpapan, dan Bagian Hukum Seketariat Pemkot Balikpapan, Selasa (13/9/2022).
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan
Ardiansyah mengatakan, rapat ini membahas permasalahan kepemilikan dan ganti
rugi lahan milik warga yang hingga saat ini belum dibayar oleh pemerintah kota
(Pemkot) Balikpapan.
"Sebagai wakil rakyat kita minta tolong
ditindaklanjuti persoalan ini, jangan sampai merugikan masyarakat. Jika ada hak
masyarakat tolong ditindaklanjuti," kata Ardiansyah kepada awak media.
Dirinya memaparkan, menurut Pemkot Balikpapan lahan itu aset milik pemerintah, karena secara undang-undang lahan pasang surut bisa dimanfaatkan untuk pembangunan fasilitas umum. Dan tidak ada lahan milik masyarakat.
"Tapi kita minta tolong supaya
diclearkan atau dipanggil pihak yang melaporkan. Jangan sampai kita membangun
sekolah untuk kepentingan masyarakat, tapi jangan juga masyarakat
dikesampingkan," harapannya.
Lanjutnya, jika pemerintah tidak memiliki
bukti kepemilikan, tapi secara undang-undang lahan pasang surut bisa digunakan,
sedangkan warga punya segelnya. Dari hasil pertemuan dengan pemilik lahan,
apabila ada lahan masyarakat yang terpakai, maka akan diganti rugi.
"Itulah hasil pembicaraan dari
masyarakat, sehingga masyarakat menunggu. Seperti itu laporan yang kami
terima," tegasnya.
Alasan warga mengadu pun karena dari hasil
pertemuan sampai saat ini belum ada kepastian yang diberikan kepada warga.
Bahkan warga sudah melapor ke kelurahan, tetapi tidak ada tanggapan.
"Hasil RDP ini, pemerintah akan
ditindaklanjuti terlebih dahulu. OPD terkait akan melaporkan hasil pertemuan
ini kepada pimpinannya. Kita akan memantau terus. Kita minta tolong
diselesaikan," ungkapnya. (ari)